Selamat datang diBlog  Udi...  Jgn lupa isi buku tamu...  dan post komentarnya...  Oke! semoga bermanfaat...

Thursday, 4 June 2009

Gapai cita-cita


Hari sabtu jam 10 pagi kira-kira 4 tahun yang lalu, aku baru mulai merasakan nafas kehidupan. Dimana kumulai dengan suara tanggisan, yang mana menurutku adalah tanggisan yang paling keras yang bisa aku teriakan.

Walau kita semua telah merasakan dilahirkan, tapi jika saat ini kita ditanya "kenapa sih saat kita dilahirkan kok harus nangis dulu ?", bahkan tak segan-segan jika kita tak menangis dokter atau siapun yg membantu proses kelahiran berusaha untuk menyakiti kita supaya kita menangis.
Ada yang dengan mencubit, menepuk-nepuk pantat kita bahkan ada yang dengan kejamnya dia pegang kaki kita lalu ditarik keatas dengan kepala terbalik.
Padahal sahabat! menurut tradisi sebagian besar umat manusia, bahwa menangis selalu dekat dgn katagori cengeng, sedangkan cengeng sendiri masih satu marga atau masuk dalam rumpun perbuatan yang kurang baik. And kalau dikembalikan lagi sobat, Masak awal dari kehidupan kita harus diawali dengan perilaku yang kurang baik.
Kenapa pula sobat tidak kita pikikan aja obsesi kita kelak dalam mrnjalani hidup. Seperti jadi apa kita nanti (angan-angan/cita-cita), sepatutnya disinilah yang seharusnya kita perhitungkan mulai dari awal kita hembuskan lewat paru-paru, tenggorokan dan hidung kita. Banyak contoh orang menyesal kenapa dulu saya tidak melakukan hal ini/itu, pada saat dia masih muda atau remaja atau pada masa/waktu sebelum hal ini terjadi. Andai setiap manusia saat dilahirkan tidak menangis lagi, tapi diganti dia sudah harus mulai berfikir kelak aku akan jadi apa?. ( Apa jadinya Sobat !!! )

4 comments:

  1. Emang cita-citanya jadi apaan? Main bola!,
    Aduh jangan dech banyak yg kakinya pada putus, ngak jarang juga yang kena tonjok, kena lempar, sampai ada yang muntah2 kena gas air mata...
    kalau masih ngotot mau jadi pemain bola, saran sanya pelajadi dulu taewondo, yudo atau karete terlebih dulu..! oke.

    ReplyDelete
  2. di ayo di main bola lagi yok..

    ReplyDelete
  3. emang manusia dasar-nya cengeng apalagi kaum hawa ngak kaget uadah kodrat.

    ReplyDelete